saya tergelitik untuk menulis suatu kisah yg saya dengar dan sedikit disaksikan oleh saya.
beberapa waktu lalu, saya melihat ada 2 orang pria bertengkar. tidak sampai berdarah-berdarah hanya saja suaranya keras dan berteriak-teriak. saya tidak kenal dengan mereka, hanya tahu saja, dikarenakan kami tinggal tidak jauh.
hmm cukup membuat saya penasaran, tapi tidak enak bertanya-tanya. usut punya usut dari hasil dengar-dengar. ini tentang perselingkuhan rumah tangga! waduuh..
Jadi ada pria X dan Y, si X ini selingkuhannya ibunya Y, dan X ini pegawai di keluarga Y dan memang tinggal satu atap dgn Y dan keluarganya. X sms ke hp si “pacar”nya ini, pas hpnya lg dipegang sm si Y, jd otomatis si Y ini jd tau kalo ibunya selingkuh! Makanya Y ini marah dan lgsg aja menghajar X. Oke kita bedah sedikit ibu si Y ini. Anggap saja namanya Ny. O (honestly, saya tdk tahu nama si nyonya ini hihihi)
Ny. O menikah dengan suaminya pada waktu ia berumur 20 tahun sedangkan sang suami sekitar 41 tahunan, rentang usia cukup jauh. si suami, duda dengan anak 9, mempunyai bisnis yang cukup mantap dengan penghasilan pasti yang cukup besar per-bulannya. Ny. O dan suami sendiri dikaruniai 3 orang anak laki-laki. lalu kenapa si Ny. O ini bisa selingkuh? menganggap sepele suatu janji suci yg pernah di ikrarkan. Ny. O berdalih, hidupnya tdk bahagia, suaminya suka main perempuan, atau jangan-jangan sbnrnya Ny. O ini lg puber ke-2?
Yah…kita tdk pernah tahu apa motivasi di balik ini semua.
saya merasa semua hanya pembenaran diri sendiri saja.
saya aneh dengan orang-orang seperti itu. kenapa dulu dia mau menikah dgn bapak ini pdhl dia tahu rentang jarak yg cukup jauh, dan pasti dia tahu segala resikonya, terutama dengan menghadapi anak-anak dr istri yg sebelumnya. kalo dia sudah sampai tahap menerima lamarannya, seharusnya dia menerima kondisi bapak ini apa adanya dan dlm keadaan apa pun. bukan ada apanya!
yah hanya si Ny. O dan keluarganya yang tau jawabannya
akhir dr drama ini semua…si pria X diusir dan tidak boleh berhubungan lg dengan Ny.O..
saya hanya seorang wanita yg cukup heran melihat kejadian ini dan Ny.O itu seorang ibu yg menurut saya kurang pantas kelakuannya untuk seorang ibu, tapi saya tdk berani men-judge karena saya tdk pernah tahu dan tdk terlibat di dalamnya. dan tidak mau juga mencampurinya.
ini hanya contoh dr salah satu realita kehidupan manusia yang mau tdk mau sering hadir di sekitar kita hanya saja mungkin berbeda perannya atau situasinya. bisa untuk jd bahan renungan kita semua..